Gimana Sih Cara Menjaga Kesehatan Mata untuk Generasi Milenial?

Pembahasan kita kali ini ialah Gimana Sih Cara Menjaga Kesehatan Mata untuk Generasi Milenial?. Mata adalah karunia Allah yang terlampau punya nilai bagi kita. Tanpa mata kita tidak mampu menikmati indahnya dunia ini. Mata adalah indra yang paling peka pada benda asing yang masuk.

Gimana Sih Cara Menjaga Kesehatan Mata untuk Generasi Milenial?

Bayangkan, debu yang halus pun terasa sekali kecuali tentang mata. Tiba-tiba mata kita berderai-derai cuma dikarenakan benda sekecil bulu mata atau makhluk kecil yang puas beterbangan di jalur disaat menjelang senja. Oleh sebab mata amat rentan pada sentuhan sekecil apa-pun maka harus amat kami jaga dan kami amankan dari serangan benda asing yang tiba-tiba singgah tanpa diundang.

Kadang kami sering melupakan sakit mata hanya sebab rendahnya ilmu kita perihal mata. Banyak orang beranggap remeh sakit mata bersama dengan membiarkannya begitu saja atau lumayan dibelikan obat tetes yang beredar di pasaran supaya menyebabkan problem penglihatan apalagi sampai kebutaan.

Gimana Sih Cara Menjaga Kesehatan Mata untuk Generasi Milenial?

Mata adalah salah satu berasal dari indera tubuh manusia yang amat kompleks dan berfungsi untuk penglihatan. Meskipun fungsinya bagi kehidupan manusia terlampau penting, tapi sering kali tidak cukup diperhatikan. Sehingga banyak penyakit yang menyerang mata tidak diobati bersama baik dan mengakibatkan problem penglihatan hingga kebutaan.

Untuk menghambat kebutaan, sebaiknya setiap kali mengalami problem di mata, segeralah berkonsultasi bersama dokter langganannya. Disarankan termasuk untuk memeriksakan mata tiap-tiap tahun ke dokter. Bersamaan dengan kontrol kebugaran rutin secara umum.

Sehingga, dokter dapat mengobati lebih awal. Dan menahan penyakit yang lebih kronis untuk gangguan­gangguan yang terjadi terhadap mata yang dapat mengganggu kegiatan hingga menyebabkan kebutaan.

Gimana Sih Cara Menjaga Kesehatan Mata untuk Generasi Milenial?

Pemeriksaan mata rutin dapat dilakukan lebih kerap terhadap mereka yang punya riwayat keluarga bersama dengan penyakit­penyakit mata seperti tekanan bola mata tinggi (glukoma) atau katarak di umur muda.

Gangguan penglihatan yang paling kerap dialami adalah rabun. Dapat berbentuk rabun jauh, rabun dekat yang umumnya dialami mereka yang berusia di atas 40 tahun, atau campuran keduanya. Semua jenis rabun mata terhadap intinya adalah masalah memfokuskan bayangan benda yang dilihat. Rabun dapat diatasi dengan menggunakan kaca mata atau lensa kontak.

Selain rabun, gangguan penglihatan yang kerap dialami adalah astigmatisme, yaitu kelainan pada mata sehingga pancaran sinar berasal dari 1 titik tidak jatuh terhadap 1 titik fokus, yang membuat pandangan jadi kabur. Astigmatisme mampu diatasi dengan kaca mata atau lensa kontak.

Rabun dan astigmatisme terhitung bisa diobati bersama kemajuan teknologi yang sanggup mengoreksi kelainan mata bersama bedah refraktif gunakan cahaya laser (LASIK) oleh dokter mata, supaya penderita rabun dan astigmatisme dapat terbebas dari penggunaan kaca mata atau lensa kontak.

Gimana Sih Cara Menjaga Kesehatan Mata untuk Generasi Milenial?

Oleh gara-gara itu kita mesti selalu hati-hati dan berhati-hati terhadap bisa saja datangnya penyakit. Jagalah sehatmu sebelum akan sakitmu. Marilah kita jaga kesehatan mata kita sedini mungkin sebelum terlambat bersama lakukan tips-tips selanjutnya ini :

  1. Istirahatkan mata. Hindari beraktivitas sangat nlama pada jarak pandang yang sama. Misalnya di depan pc atau berkas. Mata butuh istirahat secara teratur supaya tidak trus berkontraksi monoton. Istirahatkan mata minimal 1 jam sekali pas beraktifitas dengan cara memejamkan mata atau mengalihkan pandangan ke luar ruangan.
  2. Bermainlah di luar rumah 2-3 jam sehari bersama dengan melihat obyek yang jauh.
  3. Berolah ragalah agar otot-otot mata jadi kuat.
  4. Hindari tempat yang benar-benar sempit karena mata tidak cukup berkontraksi menyaksikan yang jauh supaya otot mata menjadi tidak normal. Aturlah ruangan rumah agar senantiasa mampu menyaksikan pada jarak pandang yang jauh.
  5. Konsumsilah makanan yang memiliki kandungan anti oksidan(vitamin A, C, dan E) dan karotenoid.
  6. Segera periksakan mata ke dokter mata kecuali tersedia keluhan.

Gimana Sih Cara Menjaga Kesehatan Mata untuk Generasi Milenial?

Catatan :
  • Vitamin A untuk menahan katarak dan kebutaan, bila wortel, susu, ikan, telur, dan sayuran berwarna hijau).
  • Vitamin C untuk menguatkan otot mata, bila buah jeruk. Tetapi wajib waspada dalam mengkonsumsi vitamin C berdosis tinggi sebab akan mengganggu lambung.
  • Vitamin E terkandung di dalam minyak kacang, minyak jagung, sayur berwarna hijau gelap dan kacang.
  • Karotenoid untuk melindungi sel lensa mata berasal dari rusaknya akibat cahaya UV, terkandung pada sayur berwarna kuning-jingga(wortel), sayur berwarna hijau(brokoli), buah berwarna kuning, merah dan jingga seperti tomat, pepaya, mangga, dan semangka.
Gimana Sih Cara Menjaga Kesehatan Mata untuk Generasi Milenial?

Selain hal-hal di atas kita termasuk kudu melakukan hal-hal tersebut :

  1. Jangan membaca sambil tiduran. Membaca sambil tiduran hanya memicu mata cepat lelah. Yang paling ideal memposisikan bacaan pada 60 derajat ke arah bawah dan berjarak 30 cm dari mata.
  2. Jangan melihat TV amat dekat. Idealnya jarak menyaksikan TV adalah 4 kali diagonal layar TV. Jadi kecuali diagonal layar TV 50 cm maka jarak menonton TV 50 x 4 = 200 cm. Ketika kita memirsa TV, sebaiknya kami sesekali memandang object yang jauh untuk merilekskan mata, sekiranya melihat pemandangan di luar.
  3. Jangan membaca di area gelap/kurang cahaya.
  4. Jangan membaca terlampau dekat, minimal sekedar siku(30cm)
  5. Jangan membaca di bawah sinar matahari langsung.
  6. Jangan menatap sumber cahaya secara langsung.

Sekian informasi seputar Gimana Sih Cara Menjaga Kesehatan Mata untuk Generasi Milenial?, kami harap artikel kali ini berguna buat kalian. Kami berharap post ini diviralkan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *